Jalan-Jalan ke Negeri Petir

peta_indonesia1.gifPetir juga ada negerinya. Di sini petir-petir menyambar sepanjang tahun. Mereka menyengat apa saja. Mulai dari pohon, bangunan tinggi, hingga orang. Mau tahu nama negerinya? Hmm, ternyata kita kenal baik dengan tempat itu. Bahkan tinggal di dalamnya. Yap, negeri petir itu bernama Indonesia.

Indonesia bisa dibilang sebagai surganya petir. Kenapa? Karena Indonesia memiliki semua bahan yang diperlukan petir untuk membentuk diri.
Wilayah Indonesia yang terdiri atas darat dan laut, terbentang luas sepanjang 5.110 kilometer dari barat hingga timur khatulistiwa. Garis meridiannya sendiri membujur dari utara ke selatan sepanjang 1.888 km. peta_indonesia1.gif

Luasnya wilayah darat dan laut Indonesia, membuat bahan-bahan pembentuk petir tersedia dalam jumlah melimpah. Seperti udara naik, kelembaban, dan partikel bebas atau aerosol. Karena itu nggak mengherankan kalo Indonesia merupakan salah satu tempat di dunia yang memiliki hari sambaran petir tertinggi di dunia. Bahkan Indonesia juga memiliki tempat-tempat favorit petir. Berikut tiga di antaranya.

1. Kota Bogor
Bogor identik dengan sebutan kota hujan. Nggak mengherankan, karena curah hujan pertahunnya rata-rata 2.500 mm-4.400 mm. Kota yang dikelilingi Gunung salak, Pangrango dan Gunung Gede ini juga memiliki kelembapan cukup tinggi. Yakni, sekitar 40% dengan suhu rata-rata 26 derajat Celcius. Konon, dalam 365 hari setahun, petir menyambar-nyambar di langit Bogor sebanyak 322 hari.

2. Kalimantan Tengah
Propinsi ini memiliki sambaran petir sangat banyak. Dikarenakan awan petir yang terbentuk relatif rendah, yakni sekitar 900 kaki saja dari permukaan tanah. Potensi terjadinya petir semakin besar karena topografi daerah ini datar dan tingkat elevasinya (ketinggian) rendah. Stasiun Badan Meteorologi dan Geofisika Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, mencatat sambaran petir di daerah ini bisa mencapai 90 ribu kali sehari. Baik sambaran dalam awan sendiri, dari awan ke awan, awan ke udara, maupun dari awan ke tanah.
Dalam bulan November 2007 lalu rata-rata tiap hari di wilayah Kalteng terjadi 17.385 kali sambaran petir atau tiap menit terjadi petir sebanyak 12,1 kali. Sambaran petir tertinggi dalam bulan itu mencapai 95.855 kali per hari dan terendah 63 kali per hari. Tingginya frekwensi petir ini membuat Kalimantan Selatan dijuluki Tunjung Nyaho, dalam bahasa Dayak. Nyaho artinya petir.

3. Depok
Bila di Kalimantan tengah, petir menyambar paling banyak, maka di Depok, petir menyambar dengan energi paling tinggi di dunia.
Menurut penelitian yang dilakukan Dr. Ir. Dip. Ing Reynaldo Zoro, arus petir negatif di Depok mencapai kekuatan 379,2 kiloampere, sedang arus positifnya mencapai 441,1 kiloampere. Dengan kekuatan sehebat itu, satu sambaran petir bisa menghancurkan bangunan terbuat dari beton sekalipun.

Iklan
  1. #1 by Frederik Haniel Toding on 2 Agustus 2009 - 18:33

    untuk informasi serta pendampingan seputar HIV AIDS.
    Klik Saja : http://www.yayasan-grapiks.weebly.com

    Contact Person : Frederik (Pedoxxx)
    Call * 6221 88 22 937
    Bekasi & Bandung
    INDONESIA

  2. #2 by ima_4869 on 5 Agustus 2009 - 11:51

    I Love Indonesia . . .!!!!

  3. #3 by dee on 11 September 2009 - 04:18

    Subhanallah

  4. #4 by Ki Lurah on 15 Agustus 2010 - 18:22

    Betul. saya tinggal di Kelurahan Pondok Petir, Sawangan, Depok
    Dan petir benar – benar hebat.

  5. #5 by Ki Lurah on 15 Agustus 2010 - 18:23

    Benar. Saya tinggal di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojong Sari, Kota Depok.
    Petirnya memang hebat.

  6. #6 by orangdepok on 23 Juli 2012 - 19:35

    depok … sadis yechhhh .. ckckckckckck

  1. Negeri Samudera Petir « Faris Zamani Virtual Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: