Pasang Badan Lawan Kloning

Ketika mengetahui ada rencana mengkloning manusia banyak pihak  pasang badan menentangnya. Seruan paling keras datang dari kaum agamawan. Ada beberapa penyebab. Diantaranya, sampai saat ini makhluk kloning rata-rata diserang penyakit. Tingkat keberhasilan kloning paling sekitar 5%. Contohnya saja kasus Dolly. Dari 277 sel stem hanya 30 yang berhasil jadi embrio dan dari 30 ini cuma satu yang layak dimasukkan ke rahim.

Yang satu inipun mengalami akhir mengenaskan (Dolly disuntik mati karena mengidap sakit paru-paru yang sulit disembuhkan). Itu artinya, kloning hanya akan melahirkan lebih banyak makhluk cacat. Apa jadinya bila yang dikloning itu manusia? Mesti berapa ratus bayi yang dibunuh karena lahir abnormal? Ini kejahatan sangat dahsyat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 2000 telah mengeluarkan fatwa haram mengkloning manusia. Karena, selain mengakibatkan penderitaan bagi makhluk kloning juga mengaburkan nasab (keturunan) makhluk tersebut. Tapi, MUI menyetujui bila kloning dilakukan untuk penyembuhan penyakit. Di tahun yang sama Paus Johannes Paulus II, juga melontarkan pendapat senada. 31 Juli 2001, House of Representative (DPR  AS) melarang segala bentuk kloning manusia termasuk untuk keperluan riset kedokteran. Karena teknologi ini tidak aman untuk manusia.
Selain itu Presiden George W. Bush juga mengancam tak akan mengizinkan pemerintahan federal menyumbangkan dananya untuk keperluan kloning. Ancaman yang sama juga pernah dilontarkan Presiden Bill Clinton pada 1997.
Pada Majelis Umum PBB,  8 Maret 2005 lalu, 84 negara mendukung deklarasi yang berisi seruan larangan bagi semua bentuk kloning manusia, termasuk kloning untuk keperluan medis. Negara-negara yang mendukung deklarasi seperti Australia, Bangladesh, Jerman, Filipina, Maroko dan Qatar umumnya berpendapat,  norma-norma etika harus menjadi panduan bagi riset teknologi.  (kompas/dpr/guardian/serendip.brynmawr)

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: