Melihat hilal Dalam Kamar

Metode hisab, memungkinkan umat muslim menggunakan teknologi komputer untuk mengetahui kapan munculnya hilal. Sekarang ini sudah dibuat program-program komputer untuk membantu orang awam menghitung peredaran benda-benda langit yang teratur.

Beberapa program software yang bisa didapatkan adalah Stellarium dan Starry Night. Dengan program tersebut kita bisa melihat kapan terjadinya ijtima (posisi matahari-bulan segaris). Yang menarik, kita bukan hanya bisa melihat ijtimak pada masa sekarang saja, tapi juga ijtimak di masa depan maupun masa lalu.
Gambar berikut adalah contoh ijtima penentuan awal Ramadhan tahun ini dengan software Stellarium. Bisa kita lihat saat matahari terbenam 12 September, posisi bulan berada pada altitude 8º. Menandakan esoknya (13 September) sudah masuk tanggal 1 Ramadhan. Perbedaan1 Ramadhan untuk tahun ini tidak terjadi antara metoda rukyat dan hisab.

Gambar berikut, merupakan gambar bulan pada saat hilal yang menandakan masuknya 1 syawal tahun 2007.
Menurut hisab, posisi bulan berada di atas cakrawala (cukup kecil, di bawah 1º) saat matahari terbenam di hari ke-29 Ramadhan atau tanggal 11 Oktober. Perbedaan ini lebih tipis dibanding tahun lalu. Sebab, tahun 2006 kemarin, selisih waktu terbenamnya matahari dan bulan sekitar empat menit, namun tahun ini diperkirakan sekitar 2 menit.
Bagi penganut rukyat, ketinggian bulan ini terlalu sempit, sehingga diputuskan esoknya tanggal 12 Oktober masih bulan Ramadhan, bukan bulan baru Syawwal. (yulian.firdaus/kompas)

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: