Kisah Ngengat Dalam Kawat

Suatu pagi di musim semi. memulai harinya bersama ngengat. Guru salahJean Henri Fabre (sumber:dari lbm.go) satu sekolah di Avignon, Perancis itu selalu terpesona pada serangga. Ia betah duduk berjam-jam untuk mengamati serangga-serangga kecil dari beranda belakang rumahnya. Hasil pengamatan itu dia tuliskan dalam bukunya. Mungkin saat itu ia tak tahu, bahwa beberapa tahun setelahnya, tulisannya itu diterbitkan menjadi sebuah ensiklopedi serangga berjilid 10.

Sebuah karya klasik yang sangat dikagumi ilmuwan sekaliber Louis Pasteur dan John Stuar Mill.
Kembali ke pagi Fabre. Ia baru menyadari seekor ngengat baru keluar dari kepompongnya. Dengan hati-hati dan penuh rasa sayang ia memindahkan ngengat betina muda itu ke kandang kawat dekat meja kerjanya. Malam, saat jam sembilan ia terkejut bukan kepalang. Puluhan ngengat jantan merubung kandang kawatnya.
“Mereka datang dari segala penjuru, tanpa aku tahu bagaimana mereka menemukan ngengat betina di mejaku…” tulis Fabre dalam catatannya.
Fabre menjadi sangat penasaran, ia pun menghabiskan beberapa tahun untuk mencari jawab masalah ini. Akhirnya ia mendapat suatu kesimpulan.
Ngengat betina menghasilkan zat kimia tertentu yang baunya menarik ngengat-ngengat jantan. Feromon. Semenjak saat itu, puluhan ilmuwan mulai meneliti feromon.
Salah satu yang tertarik bernama Adolph Butenandt, ilmuwan Jerman. Ia bahkan melakukan penelitian terhadap 500.000 kupu-kupu sutra selama 25 tahun. Usaha yang dimulai sejak tahun 1930-an ini berhasil mengumpulkan sampel feromon kupu-kupu.
Feromon pertama yang berhasil diidentifikasi adalah milik kupu-kupu sutra (silkworm) Diketahui, kupu-kupu mengeluarkan feromonnya saat mengembangkan sayap-sayapnya.
Saat ini diketahui ada 1500-an jenis feromon. Teknologi modern memungkinkan feromon dimasukkan ke dalam parfum. Tujuannya tentu saja untuk memikat lawan jenis yang diinginkan. Meski demikian, hati-hati kalo pengen pake parfum feromon. Salah-salah malah ngengat yang terpikat. He..he.. (wikipedia/issa_review)

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: