Kalau Tak Yatim Ya Piatu

Kloning (sumber: fredericia-gym)Kloning sejatinya tidak menciptakan keturunan atau regenerasi. Kloning hanya memfotokopi. Jadi salah besar kalau ada yang bilang kloning bisa membantu pasangan yang kurang subur. Makhluk hasil kloning bisa dipastikan tidak akan punya ayah atau ibu. Ia hanya punya salah satunya. Dan statusnya pun tidak bisa disebut sebagai anak. Bingung?
Untuk memahami ini kita perlu tahu tahapan kloning. Pertama persiapan sel stem, yaitu sel awal yang akan tumbuh menjadi berbagai sel tubuh. Sel ini diambil dari makhluk hidup yang hendak dikloning, misalnya kamu.  Inti sel stem kamu yang mengandung informasi genetik (DNA) diambil, dipisahkan dari sel. Sementara itu sel telur harus disiapkan sebagai tempat tumbuh sel stem kamu. Caranya, inti sel telur harus dikeluarkan, sehingga yang tersisa hanya cangkangnya saja. Bila sudah kosong, sel stem bisa ditransfer ke sel induk ini. Nantinya sel stem akan membelah jadi embrio (blastosis) lalu dipindahkan ke rahim. Nah, embrio yang tumbuh jadi janin, akan tumbuh dengan kode genetik persis sama dengan sel stemmu. Artinya ia akan mirip sepenuhnya denganmu.  Ia jadi kembaranmu, bukan anakmu.
Inilah yang membedakan makhluk kloning dengan makhluk yang lahir alami. Para proses seksual, yang tumbuh adalah dua sel yang bergabung jadi satu (sel telur dari ibu dan sel sperma dari ayah) sehingga makhluk yang lahir mewarisi kedua sifat orangtuanya. Sedang makhluk kloning, karena terbuat dari satu sel, hanya mewarisi sifat orang yang memberikan sel. Artinya, makhluk ini susah dicari jalur nasabnya (keturunan). Kasihan juga, ya. Anak ini jadi yatim atau piatu. Ribet juga ntar ngurus akte kelahirannya. Bikin bingung kelurahan.

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: