Komik DalamGambaran Sejarah

Komik, sebuah cerita berisi jalinan gambar dan teks. Hampir semuatintin-top1.jpg orang menyukai jenis bacaan ini, mungkin kamu juga. Insting kali ini akan mengajakmu berkelana ke  masa silam. Menelusuri riwayat komik. Ternyata, usianya hampir sepanjang usia peradaban.

Komik tak satu artinya

Menurut Will Eisner dalam bukunya Graphic Storytelling, komik adalah tatanan gambar dan balon kata yang berurutan. Scott McCloud punya pendapat lain lagi, katanya dalam buku Understanding Comics, komik didefinisikan sebagai gambar yang menyampaikan informasi atau menghasilkan respon estetik pada yang melihatnya. Ada juga yang menyebut komik sebagai cerita bergambar, gambar yang dinarasikan, kisah ilustrasi, picto-fiksi dan lain-lain. Wah, banyak banget ya definisi komik, untuk memudahkan, kita sebut saja sebagai cerita bergambar, seperti yang disebut oleh Zam Nuldyn, komikus Medan.
Kapan munculnya komik masih menjadi perdebatan. Menurut Scot McCloud komik bisa jadi bermula dari tulisan hiroglyph Mesir, emaki (gulungan gambar cerita) Jepang atau manuskrip kuno Amerika Tengah. Sejarah Jepang   bahkan mencatat, komik mereka sudah dibukukan dalam gulungan emaki pada abad 12. Naskah yang dibuat secara keroyokan itu  bertajuk   choju jinbutsu giga, berisi gambar lucu hewan dan manusia. Menurut para hali sih, tujuan pembuatan komik  mungkin untuk mengekspresikan diri, menceritakan suatu kisah atau untuk keperluan ritual.  Roger Sabin lain lagi, menurutnya komik merupakan istilah untuk kisah bergambar yang dicetak. Meski demikian, pengertian ini rancu sebab film animasi kan juga kisah bergambar yang dibuat atau dicetak dengan media tertentu.
Menurut penelusuran Sabin, komik cetak paling awal adalah komik cetak karya Francis Barlow berjudul  A True Narrative of the Horrid Hellish Popish Plot (1682) dan The Punishments of Lemuel Gulliver oleh William Hogarth (1726). Tapi Eddie Campbell menolak kesimpulan Sabin, sebab menurut Campbell karya dua penulis itu mestinya digolongkan pada kartun. Sama halnya dengan komik karya Rowlandson tahun 1782, yang membuat kartun bertema politik, ditambahi narasi. Karya para kartunis itu lebih tepat disebut gambar yang dinarasikan.
(Uh, kayaknya ribet ya. Soal defenisi dan sejarah awal komik aja, para ahli nggak satu pendapat.)
Tahun 1884, komik karya Ally Sloper berjudul Half Holiday dipublikasikan. Komik ini disebut sebagai komik strip majalah pertama. Berikutnya terbitlah terobosan baru dunia perkomikan, yakni kemunculan komik berseri dengan tokoh tetap tahun 1895. Dibuat oleh R.F Outcault, berjudul Hogan’s Alley. Komik ini menjadi sangat populer sehingga meningkatkan penjualan koran yang memuatnya. Hogan’s Alley menjadi penanda awal bangkitnya komik Amerika. Semangat membuat komik menjalar dimana-mana. Para komikus menciptakan berbagai tokoh komik yang  populer ke seluruh dunia. Sebut saja Superman yang muncul pertama kali dalam Action Comics#1 tahun 1938 dan Batman (1939). Asia tak ketinggalan. Jepang, sebagai salah satu negara penghasil komik terbanyak saat ini membombardir pasar komik dunia lewat manga (sebutan untuk komik Jepang). Tokoh-tokoh manga menjadi sangat populer. Bahkan orang lebih kenal tokoh manga daripada pembuatnya. Sebut saja Doraemon (muncul tahun 1969), Detective Conan (1994), Inuyasha (1996), Saint Seiya (1986) dan Naruto (1999)**
(wikipedia.org/id.wikipedia.org/RuangbacaTempo/rekamatra.com/kpai.go.id)

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: