Ada dan Tiada Taman Bergantung Babylonia (babylonia bag. 3)

Keberadaan taman bergantung Babylonia telah memunculkan kontroversi di kalangan para arkeolog. Keberadaan taman ini diragukan mengingat tak ada bukti arkeologi yang mendukung keberadaannya di masa lalu. Manuskrip-manuskrip cuneiform Babylonia yang ditemukan pun tak ada yang membahasnya, padahal bangunan kuno lainnya seperti ziggurat dan kuil Marduk diterangkan dengan jelas.

Bukti yang sering dikemukakan arkeolog yang meyakini keberadaan taman ini adalah kisah dari pasukan Alexander yang Agung. Diceritakan, ketika pasukan Alexander tiba di dataran Mesopotamia dan melihat kota Babylon mereka sangat takjub pada sebuah taman tinggi yang dipenuhi pohon-pohon palem dan berbagai tanaman lain. Kisah mengenai taman itu mereka ceritakan kembali ketika tiba di kampung halaman. Kisah-kisah itulah yang ditulis menjadi puisi oleh banyak penyair. Namun, sebagian arkeolog meragukan kisah ini. Sebab para prajurit itu menceritakan taman, istana raja dan ziggurat secara sekaligus sehingga berkemungkinan besar para sastrawan menggabungkan semua bangunan ini dalam satu kisah. Memberi kesan seolah-olah telah berdiri sebuah bangunan yang menakjubkan. Para sejarahwan yang menceritakan taman itupun—seperti Berossus, Diodorus Siculus, Herodotus dan Philon tak ada yang menyaksikannya secara langsung. Penggalian para arkeolog di reruntuhan kota Babylon pun membuktikan bahwa dinding istana kerajaan tidak sepanjang yang diungkapkan Herodotus. Kemungkinan besar taman yang dimaksudkan adalah sebuah taman kerajaan yang merupakan satu kesatuan dengan ziggurat dan istana. Meski demikian, para arkeolog sampai sekarang tetap berusaha menemukan bukti arkeologis keberadaan taman ini. Jika memang pernah ada mengapa taman sebesar itu sampai musnah tak bersisa? Bencana semacam apa yang membuat bangunan ini rusak luar biasa? Well, kita tunggu saja temuan arkeolog selanjutnya.

Iklan

  1. #1 by Utusan Tuhan on 20 November 2008 - 04:37

    di manakah lokasi taman bergantung babylon tersebut??

  2. #2 by Imanuel Sembiring on 21 November 2008 - 09:15

    mungkin taman bergantung itu cocok dengan temanya antara ada dan tiada karena tidak mempunyai bukti yang akurat. sebab apabila taman itu benar-benar ada, berarti teknologi pada zaman tersebut benar-benar sudah maju dan luar biasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: